Mengenal Bisnis Razor-blade, Kelebihan dan Kekurangannya

Posted on
Mengenal Bisnis Razor-blade, Kelebihan dan Kekurangannya

Bisnis razor-blade, sebuah konsep dalam dunia bisnis yang mungkin terdengar asing di telinga kita. 
Meski namanya tidak sepopuler franchise atau bisnis lainnya, namun memiliki potensi yang cukup besar dan menarik untuk dipertimbangkan. 

Pengertian Bisnis Razor-blade

Bisnis razor-blade adalah model bisnis di mana perusahaan menjual produk dasar dengan harga yang sangat murah, atau bahkan gratis, dan kemudian menghasilkan keuntungan dari penjualan produk tambahan seperti barang konsumen atau bagian pengganti. 
Nama model bisnis ini berasal dari Gillette, perusahaan yang menjual pisau cukur (razor) dengan harga murah dan mencetak untung dari penjualan pisau silet (blade) penggantinya.
Model bisnis ini juga bisa diartikan sebagai strategi penjualan produk dimana produk utama dijual dengan harga murah atau bahkan gratis, dengan tujuan untuk mendorong konsumen membeli produk sekunder atau tambahan dengan harga yang lebih tinggi. 
Berikut adalah beberapa contoh penerapan model bisnis razor-blade dalam berbagai industri:
  • Industri Pisau Cukur: Contoh paling jelas untuk ini tentu saja adalah perusahaan Gillette, dari mana istilah razor-blade berasal. Perusahaan ini menjual alat cukur dengan harga yang relative murah dan menghasilkan keuntungan dari penjualan pisau cukur penggantinya.
  • Industri Printer: Produsen printer seperti HP, Canon dan Epson biasanya menjual printer mereka dengan harga yang cukup rendah. Keuntungan besar mereka berasal dari penjualan kartrid tinta yang dibutuhkan untuk menjalankan printer. Untuk beberapa printer, harga pengganti tinta bisa sebanding atau bahkan lebih mahal dari harga printer itu sendiri.
  • Industri Game: Dalam industri game, konsol seperti PlayStation atau Xbox dijual dengan harga yang cukup terjangkau, namun permainan khusus untuk konsol ini biasanya dijual dengan harga yang cukup tinggi. Selain itu, banyak permainan juga menawarkan pembelian dalam aplikasi untuk meningkatkan pengalaman bermain.
  • Industri Telepon Seluler: Beberapa produsen ponsel dapat menjual perangkat mereka dengan harga murah atau bahkan memberikannya secara gratis sebagai bagian dari paket langganan jangka panjang. Kemudian, mereka menghasilkan keuntungan dari pembaruan perangkat lunak, aksesori, atau aplikasi yang dibayar.
  • Industri Mesin Kopi: Beberapa perusahaan menjual mesin kopi mereka dengan harga relatif terjangkau, dan kemudian menghasilkan keuntungan dari penjualan kapsul kopi yang digunakan di dalam mesin tersebut. Keuntungan lebih lanjut dapat diperoleh dari penjualan produk perawatan dan pemeliharaan.

Kelebihan Bisnis Razor-blade

Kelebihan pertama dari jenis bisnis ini adalah kemampuan untuk menarik lebih banyak konsumen. Dengan menjual produk utama dengan harga yang relatif terjangkau, lebih banyak orang akan tertarik untuk membeli dan mencoba produk tersebut. 
Hal ini selanjutnya akan mendorong penjualan produk tambahan yang biasanya memiliki margin keuntungan yang lebih tinggi.
Kelebihan kedua adalah adanya potensi penghasilan berkelanjutan. Kebanyakan produk dalam model bisnis ini memerlukan perawatan atau penggantian secara teratur, hal ini menciptakan aliran pendapatan berkelanjutan untuk perusahaan.
Juga, model bisnis ini dapat membantu perusahaan membangun loyalitas konsumen. Saat konsumen membeli produk dasar dan mulai menggunakannya, mereka akan menjadi lebih terikat dan cenderung tetap menggunakan produk tambahan dari perusahaan yang sama.

Kekurangan Bisnis Razor-blade

Meskipun menawarkan sejumlah keuntungan, Akan tetapi juga memiliki beberapa kekurangan. Pertama, model bisnis ini membutuhkan investasi awal yang cukup besar. 
Sebagai contoh, biaya produksi dan penjualan produk dasar yang dihargai rendah atau diberikan secara gratis dapat membahayakan keuangan perusahaan, terutama pada tahap awal.
Kekurangan lainnya adalah risiko tinggi untuk menjadi sasaran persaingan pasar. Saat model bisnis razor-blade dilakukan oleh banyak perusahaan, persaingan harga menjadi lebih ketat dan dapat mempengaruhi margin keuntungan.
Terakhir, juga berisiko membentuk kebiasaan buruk di kalangan konsumen. Jika konsumen terbiasa mendapatkan produk dasar dengan harga yang sangat murah atau gratis, mereka mungkin akan merasa enggan untuk membayar lebih untuk produk tambahan.

Kesimpulan

Jadi, itulah beberapa poin tentang bisnis Razor-blade yang perlu anda ketahui. Semoga informasi ini berguna dan bisa menjadi referensi atas pertimbangan bisnis Anda.
Referensi:
https://www.investopedia.com/terms/r/razor-razorblademodel.asp
https://kasirpintar.co.id/solusi/detail/model-bisnis-razor-and-blade-pengertian-fungsi-dan-contohnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *